Hidup di Tengah Penjajahan, Ibu Palestina Emban Amanah Berat

Hidup di Tengah Penjajahan, Ibu Palestina Emban Amanah Berat

Terkumpul
Rp. 0
dari Rp. 150.000.000
Sisa Hari
17
0 % Tercapai
0 Donatur
Bantu sebarkan via :
Facebook WhatsApp
08 Mar 2021
Hidup di Tengah Penjajahan, Ibu Palestina Emban Amanah Berat

Kuat dan tegar, dua kata yang tepat untuk menggambarkan para wanita Al-Quds, Palestina. Kita memanggil mereka dengan julukan mulia; sang Murabitah (penjaga Masjid Al-Aqsha).

Mereka lantang bersuara membela masjid suci ketiga, namun tak lupa dengan fitrah dan perannya di tengah keluarga. Ya, mereka sama halnya dengan ibu rumah tangga biasa: menjadi madrasah utama bagi anak, menciptakan suasana nyaman di rumah, hingga menjadi koki andalan di dapur.

Tentunya, menjadi murabithah sekaligus seorang ibu bukanlah hal yang mudah. Wanita penjaga Masjid Al-Aqsha sering menghadapi berbagai tantangan yang berat.

Mendapatkan gangguan ketika beribadah, hingga bersitegang dengan tentara Israel adalah hal yang sering mereka hadapi. Tak jarang, wanita penjaga Masjid Al-Aqsha juga mengalami ketidakadilan.

Meski berat, semangat para Murabitah tak mudah surut begitu saja. Sekalipun tak ada kafalah (honor) tetap yang mereka dapatkan, kesetiaan mereka terhadap Masjid Al-Aqsha pun tak berkurang.

Bahkan, dedikasi mereka dalam mendidik anak tak hanya berlaku di rumah saja, melainkan juga di kawasan Masjid Al-Aqsha. Tak sedikit dari mereka yang mengabdikan diri menjadi guru tahfidz di berbagai halaqah Al-Quran.

Begitulah amanah berat seorang Murabithah. Tak hanya menjadi garda terdepan menjaga Al-Aqsha dari kaki tangan penjajah, mereka juga tetap memainkan peran utama sebagai seorang ibu. Soal hidangan di atas meja makan rumah, mereka yang bertanggung jawab memastikan kesediaannya.

Kini, di tengah ketidakpastian finansial mereka, terlebih dengan adanya tekanan ekonomi Palestina, para wanita mulia ini tetap membutuhkan dukungan dari kita. Peran mereka juga selayaknya mendapatkan apresiasi yang sebaik-baiknya.

Maka dari itu, kami mengajakmu untuk menolong saudara kita di Palestina dalam bentuk bantuan sembako. #DimulaidariKebaikan, bantuan berupa sembako ini dapat sedikit meringankan beban para murabithah dalam menyediakan makanan untuk keluarga mereka.

Dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah bersabda: “Barang siapa yang membantu seorang Muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia, maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada Hari Kiamat. Dan barang siapa yang meringankan (beban) seorang Muslim yang sedang kesulitan, maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” (HR Muslim No.2699).

Yuk dukung perjuangan wanita penjaga Masjid Al-Aqsha dengan bersedekah paket sembako! Semoga dukunganmu menjadi jalan untuk meraih keberkahan Masjid Al-Aqsha, walaupun dari jauh.

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG
2. Isi form donasi dan pilih metode pembayaran
3. Ikuti update program di Instagram Yayasan Untuk Palestina

Tutup

Facebook WhatsApp