BAGAIMANA KONDISI YATIM PIATU DI JALUR GAZA?

BAGAIMANA KONDISI YATIM PIATU DI JALUR GAZA?

Pemblokadean Israel telah berlangsung selama belasan tahun dan selama itu pula, banyak penderitaan yang timbul di wilayah Jalur Gaza termasuk yang mendampaki para anak yatim. Apa yang terjadi kepada mereka, akan Kasih Palestina – lembaga donasi Palestina resmi – ulas dalam tulisan kali ini.

Selama 12 tahun terakhir, anak-anak di Palestina telah mengalami banyak kesengsaraan. Serangan yang sering kali dilakukan penjajah, pembatasan keluar-masuk barang kebutuhan dasar, telah menyebabkan dua dampak besar yakni kemiskinan serta tragedi kehilangan bagi rumah tangga di Gaza.

Israel yang sering kali melakukan serangan udara, telah menimbulkan banyak korban jiwa. Sebagian di antaranya menyebabkan anak-anak menjadi yatim dan atau piatu. Hal ini lantas mempersulit kehidupan bocah-bocah belia, di mana mereka semestinya mendapatkan kasih sayang dan didikan penuh dari orang tua.

Tidak hanya itu, krisis yang sudah sangat mencekik telah membuat anak-anak yang baru saja kehilangan orang tua, harus luntang-lantung mencari napas kehidupan yang lebih panjang. Jika beruntung, mereka akan menemukan rumah yang baru. Akan tetapi, apabila sebaliknya, air yang tercemar menjadi sumber harapan terakhir mereka.

Tidak tahan dengan keberlangsungan blokade, suatu hari di bulan kedua tahun ini, sejumlah anak di dekat Beit Hanun – Gaza melakukan aksi protes. Mereka menerbangkan balon-balon sebagai bentuk jeritan minta tolong kepada saudara-saudara di dunia.

Seorang anak mengungkapkan, “Pesanku untuk dunia adalah kami yang membutuhkan bantuan, dan menjadi hak kami untuk mengenyam bangku pendidikan. Juga, kami memerlukan keseimbangan di negeri ini tanpa adanya penjajah yang memblokade.” Itulah jeritan seorang anak, yang ayahnya dibunuh dalam serangan Israel di tahun 2008.

Kalau begitu, tunggu apa lagi? Mereka memerlukan dukungan kita dan dukungan dunia, agar mereka terbebas dari penjara pemblokadean. Bukankah memuliakan anak yatim juga banyak membawa kebaikan?

Leave a Reply

Your email address will not be published.